Berikut ini materi sosiologi ketimpangan sosial.
Minggu, 24 Januari 2021
Rabu, 13 Januari 2021
Menganalisis Isi, Struktur, dan Kebahasaan Teks Negosiasi
Pengertian negosiasi
Struktur isi teks negosiasi
- Orientasi : Pembukaan atau awalan dari percakapan sebuah negosiasi. Biasanya berupa kata salam, sapa dan sebagainya.
- Permintaan : Di mana pihak yang ingin tahu menanyakan suatu barang atau permasalahan yang dihadapi.
- Pemenuhan : Pihak yang terkait memberitahukan mengenai barang atau obyek agar orang yang diajak interaksi oleh pihak tersebut menjadi lebih paham.
- Penawaran : Suatu puncak dari negosiasi karena terjadi proses tawar menawar pihak satu dengan pihak yang lain untuk mendapat sebuah kesepakatan yang menguntungkan satu sama lain.
- Persetujuan : Kesepakatan atas hasil penawaran dari kedua belah pihak.
- Pembelian : Terjadinya transaksi jual beli antara masing- masing pihak terkait.
- Penutup : Mengakhiri dari sebuah percakapan antara kedua pihak untuk menyelesaikan suatu proses interaksi dalam negosiasi.
- Orientasi
- Pengajuan
- Penawaran
- Persetujuan
- Penutup
- Menyesuaikan pembicaraan ke arah tujuan praktis
- Mengakomodir butir-butir perbedaan diantara kedua belah pihak
- Mengajukan pandangan baru dan mengabaikan pandangan yang sudah ada tanpa memalukan kedua belah pihak
- Mengalokasikan tugas dan tanggung jawab kedua belah pihak
- Memprioritaskan dan mengelompokan saran atau pendapat kedua belah pihak
Ciri Umum teks negosiasi
- Negosiasi menghasilkan kesepakatan.
- Negosiasi menghasilkan keputusan yang saling menguntungkan.
- Negosiasi merupakan sarana untuk mencari penyelesaian atau jalan tengah.
- Negosiasi mengarah kepada tujuan praktis.
- Negosiasi memprioritaskan kepentingan bersama.
- Negosiasi menyangkut suatu rencana yang belum terjadi
- Negosiasi selalu melibatkan dua belah pihak
- Negosiasi merupakan kegiatan komunikasi langsung.
- Teks negosiasi biasanya dalam bentuk dialog atau diubah menjadi monolog
Langkah-langkah penulisan teks negosiasi sebagai berikut.
- Menentukan tujuan
- Menentukan pihak-pihak yang berkaitan
- Menentukan konflik
- Menentukan solusi dalam penawaran
- Menentukan model kesepakatan
Ciri kebahasaan teks negosiasi
- Mengucapkan salam - membalas salam
- Bertanya - menjawab/tidak menjawab
- Meminta tolong - memenuhi/menolak permintaan
- Menawarkan - memenuhi/menolak tawaran
- Mengusulkan - menerima/menolak usulan Pasangan tuturan yang terdapat dalam negosiasi
Contoh teks Negosiasi
Penjual : Selamat siang.
Anton : Selamat siang
Penjual : Mau beli apa mas?
Anton : Ini mbak mau beli kerudung untuk ibu saya.
Penjual : Cari yang modelnya bagaimana, Mas?
Anton : Yang biasa saja mbak. Penjual : Silakan mas kesini
17. Sesampainya di dalam toko...
Penjual : Silakan mas dipilih, banyak pilihannya.
Anton : Saya suka yang hijau mbak, kalo dilihat segar.
Penjual : Iya mas. Cocok kalo dipakai oleh ibu mas.
Anton : Ini berapa mbak?
Penjual : Rp 50.000,00.
Anton : Wah, kok mahal mbak? Rp 30.000,00 tidak boleh?
Penjual : Tidak boleh mas, itu bahannya bagus soalnya.
Anton : Tidak bisa kurang mbak?
Penjual : Rp 45.000,00 boleh mas.
Anton : Rp 40.000,00 ya mbak? Ini untuk oleh-oleh ibu saya.
Penjual : Benar-benar tidak boleh mas. Nanti toko saya bisa bangkrut.
Anton : Ya sudah mbak Rp 45.000,00, saya ambil yang ini.
Penjual : Mau beli apa lagi mas?
Anton : Itu saja mbak. Ini uangnya mbak.
Penjual : Uangnya Rp 50.000,00 , kembali Rp 5.000,00. Terimakasih mas.
Anton : Iya mbak, sama-sama.
Contoh #2:
Contoh teks negosiasi Teks negosiasi meminjam peralatan Selepas dari kegiatan mengajar, Pak.Amru ingin berkemah sore ini. Tetapi ia tidak memiliki peralatan untuk berkemah. Dengan tak berfikir panjang, ia langsung menghubungi temannya yang memiliki peralatan kemah.
Pak. Amru : Halo, Assalamualaikum
Bu. Piti : waalaikumsalam. Iya, Am. Ada apa?
Pak.Amru : Ini, Pit. Sore ini aku ingin berkemah. Apa aku boleh meminjam peralatan berkemah milikmu?
Bu. Piti : Ya, tentu saja boleh. Memang akan dipinjam sampai berapa lama?
Pak. Amru : Ya..kira-kira 1 minggu, Pit. Bagaimana?
Bu. Piti : Wah, kalau 1 minggu tidak bisa, Am. Mungkin hanya bisa 3 hari.
Pak. Amru : Apa tidak bisa lebih lama? Bagaimana kalau 5 hari ?
Bu. Piti : Mungkin 4 hari cukup, Am.
Pak. Amru : Baiklah, 4 hari saja. Oke?
Bu. Piti : Oke, kapan kamu mengambil peralatannya?
Pak. Amru : setelah ini aku akan pergi ke rumahmu dan mengambilnya. Terimakasih, Pit. Assalamualaikum.
Bu. Piti : sama-sama. Waalaikumsalam Akhirnya pak. Amru mengambil peralatan kemah tersebut, dengan kesepakatan akan dikembalikan setelah 4 hari kemudian.
Kiat Belajar Bahasa Indonesia: Menganalisis Isi dan Kebahasaan Novel
Senin, 11 Januari 2021
Minggu, 10 Januari 2021
Kamis, 07 Januari 2021
Contoh Proposal
A. Judul Proposal
Kegiatan Bakti Sosial Himpunan Mahasiswa Pendidikan Ekonomi (HMPE) Fakultas Ekonomi Universitas Nusa Bangsa di Dusun Sidomulyo, Sampang, Gedang Sari, Gunung Kidul.
B. Latar Belakang
Mahasiswa merupakan agen perubahan yang juga mempunyai tugas untuk berkontribusi terhadap kehidupan bermasyarakat selain belajar di perkuliahan. Mahasiswa harus mampu menerapkan ilmu yang didapat ketika perkuliahan untuk mengatasi berbagai masalah riil di masyarakat. Dewasa ini, terdapat banyak sekali permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat.
Salah satu permasalahan yang membutuhkan penanganan adalah bidang perekonomian, khususnya kemiskinan.Pertumbuhan ekonomi memang berjalan relatif stabil dan cenderung meningkat tetapi kondisi ini berarti mengakibatkan pemerataan di masyarakat. Pada faktanya, masih terdapat kelompok masyarakat yang hidup di bawah taraf hidup normal salah satunya adalah di dusun Sidomulyo.
Ada beberapa faktor yang menyebabkan masyarakat dusun Sidomulyo masih terjebak dalam kemiskinan. Pertama, rendahnya tingkat pendidikan masyarakat karena 45% lulusan SD, 10% SMP, 40% SMA dan hanya 5% yang menempuh bangku perkuliahan. Kedua, masyarakat dusun Sidomulyo khususnya yang berada di usia produktif tidak memiliki inisiatif untuk mencari penghasilan lebih baik.
Pada umumnya, meraka hanya mengandalkan pendapatan daru sektor pertanian untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Ketiga, budaya berhutang yang menjangkiti sebagian besar masyarakat dusun Sidomulyo membuat kondisi perekonomian rumah tangga per kepala keluarga menjadi tidak sehat. Ketiga masalah ini jelas sangat menghambat kemajuan masyarakat dusun Sidomulyo.
Oleh karena itu, Himpunan Mahasiswa Pendidikan Ekonomi (HMPE) memiliki komitmen untuk mengatasi ketiga permasalahan tersebut. HMPE akan mengadakan bakti sosial sebagai wujud rasa empati terhadap kondisi masyarakat dusun Sidomulyo yang serba kekurangan. Disamping itu, HMPE juga akan mengadakan pelatihan prakarya dan wirausaha secara berkala di dusun Sidomulyo.
C. Tema
“Mewujudkan sikap sensitif sosial dengan memiliki kepekaan terhadap isu-isu ekonomi guna mengentaskan kemiskinan dan mewujudkan masyarakat berdikari”.
D. Sasaran
• Bakti sosial:
Seluruh kepala keluarga di dusun Sidomulyo, Sampang, Gedangsari, Gunungkidul.
• Pelatihan prakarya dan kewirausahaan:
Ibu-ibu rumah tangga dan remaja usia produktif.
E. Waktu dan Tempat
• Sosialisasi kegiatan
Hari/tanggal: Kamis, 29 Maret 2018.
Pukul: 18.30-19.30 WIB.
Tempat: Balai dusun Sidomulyo.
• Pelaksanaan kegiatan
Hari/tanggal: Minggu, 1 April 2018.
Pukul: 18.30-19.30 WIB.
Tempat: Balai dusun Sidomulyo.
F. Acara
Terdapat dua sesi yang menjadi fokus utama dari kegiatan ini, yaitu bakti sosial dan pelatihan prakarya serta kewirausahaan. Acara pertama adalah pelatihan prakarya dan kewirausahaan bagi pemuda-pemudi serta ibu-ibu rumah tangga. Acara selanjutnya yaitu bakti sosial berupa pembagian sembako meliputi beras, pakaian, minyak goreng, susu, mie instan, alat tulis dan buku bacaan.
G. Anggaran Dana
1. Pemasukan
• Uang program kerja = Rp 2.500.000
• Sumbangan Dekanat = Rp 2.000.000
• Sumbangan Dosen = Rp 1.000.000
• Sumbangan Mahasiswa = Rp 1.500.000
Total pemasukan = Rp .7.000.000
2. Pengeluaran
• Transportasi:
Sewa mobil bus ¾ = Rp 800.000
Sewa mobil Avanza = Rp 500.000
• Konsumsi
Nasi kotak 100 dus x Rp 25.000 = Rp 2.500.000
Air mineral 5 dus x Rp 15.000 = Rp 75.000
Snack = Rp 100.000
• Cinderamata
Pakaian 50 pcs x Rp 30.000 = Rp 1.500.000
Sembako = Rp 1.000.000
Alat tulis dan buku = Rp 500.000
• Dokumentasi = Rp 200.000
Total pengeluaran = Rp 6.175.000
Proposal
Pengertian Proposal Menurut Para Ahli
Kata proposal sendiri berasal dari bahasa Inggris “to propose” yang artinya mengajukan. Berikut pengertian proposal menurut pendapat para ahli sebagai berikut :
Menurut KBBI
proposal berarti rencana yang dituangkan dalam bentuk rancangan kerja.
Tujuan Proposal
Tujuan pembuatan atau penulisan proposal yaitu:
- Untuk mendapatkan bantuan dana
- Untuk mendapatkan dukungan
- Untuk mendapatkan perizinan
Fungsi Proposal
Adapun fungsi-fungsi dari suatu proposal yang disusun, diantaranya sebagai berikut:
- Untuk melakukan penelitian yang ada kaitannya dengan sosial, budaya, ekonomi dan lain-lain.
- Dapat digunakan untuk mengajukan mendirikan suatu usaha.
- Dapat digunakan juga untuk mengajukan tender dari berbagai macam lembaga.
- Dapat digunakan untuk mengadakan acara-acara kegiatan misalnya seperti acara perayaan, seminar, pelatihan, perlombaan dan lain-lain.
Jenis-Jenis Proposal
Adapun untuk jenis-jenis proposal Pada umumnya proposal dibagi kedalam 4 jenis diantaranya sebagai berikut:
Proposal Bisnis
Merupakan proposal yang ada kaitannya dengan dunia bisnis atau usaha, bisa juga yang berhubungan dengan bisnis kelompok ataupun perseorangan. Contohnya seperti proposal pendirian badan usaha, tempat usaha dan lain-lain.
Proposal Proyek
Merupakan proposal yang ada kaitannya dengan dunia pekerjaan, umumnya berisi serangkaian rencana-rencana dalam usaha atau komersil. Contohnya seperti proposal proyek pembangunan suatau kantor.
Proposal Penelitian
Merupakan proposal yang sering digunakan pada bidang akademisi seperti penelitian untuk tugas akhir, tesis dan lain-lain. Biasanya proposal jenis ini digunakan untuk mengajukan suatau kegiatan penelitian yang akan dilakukan.
Proposal Kegiatan
Proposal jenis ini sering digunakan di lingkungan masyarakat, karena merupakan proposal untuk mengajukan suatau rencana kegiatan baik itu kegiatan individu maupun perorangan, misalnya seperti proposal mengadakan perayaan, perlombaan dan lain-lain.
Unsur-Unsur Proposal
Berikut ini unsur-unsur dari proposal secara umum dan dilengkapi dengan penjelasannya secara singkat:
Latar Belakang Masalah
Dalam unsur ini dikemukakan kesenjangan antara harapan dan kenyataan baik itu kesenjangan teorik maupun kesenjangan parktis yang melatarbelakangi masalah.
Rumusan Masalah
Dalam unsur ini menyatakan secara tersurat berupa pertanyaan yang ingin dicari jawabannya.
Tujuan Penelitian
Dalam hal ini diungkapkan sasaran atau tujuan yang akan dicapai.
Hipotesis
Dalam hipotesis diajukan berupa jawaban sementara masalah penelitian agar hubungan antara masalah dan jawaban yang lebih jelas.
Asumsi Penelitian
Asumsi penelitian merupakan anggapan dasar tentang suatu hal yang dijadikan dasar dalam berpikir dan bertindak.
Sistematika Penulisan Proposal
Adapun proposal penelitian diantaranya yaitu:
Proposal Penelitian
Sistematika penulisannya ialah sebagai berikut ini:
- Latar belakang
- Batasan masalah
- Rumusan masalah
- Tujuan penelitian
- Manfaat penelitian
- Tinjauan pustaka
- Metode penelitian
- Objek penelitian
- Metode pengumpulan data
- Metode analisis data
- Hasil yang diharapkan
- Daftar pustaka
Proposal Kegiatan
Adapun sistematika penulisan proposal kegiatan diantaranya yaitu:
- Latar belakang kegiatan
- Dasar pemikiran
- Nama kegiatan
- Tujuan kegiatan
- Target kegiatan
- Manfaat kegiatan
- Jenis kegiatan
- Waktu dan tempat kegiatan
- Jadwal kegiatan
- Pelaksana dan organisasi kerja
- Sasaran
- Anggaran dana kegiatan
- Penutup
Kaidah Bahasa Proposal
Kaidah kebahasaan proposal adalah :
- Menggunakan istilah ilmiah, baik yang berkaitan dengan kegiatan yang akan dilakukan atau yang berkaitan dengan bidang keilmuannya.
- Menggunakan kata kerja tindakan untuk menyatakan langkah-langkah kegiatan atau metode penelitian.
- Menggunakan kata-kata yang menyatakan pendefinisian, seperti merupakan, yaitu, yakni, adalah.
- Menggunakan kata-kata yang mengandung makna perincian, seperti pertama, kedua, selain itu.
- Menggunakan kata-kata yang bersifat ke-akan-an, seperti akan, diharapkan.
- Menggunakan kata-kata denotatif atau bermakna sebenarnya. Hal ini sangat penting untuk menghindari kesalahpahaman antara pihak pengaju proposal dengan pihak penerima proposal.
Ciri-Ciri Proposal:
- Proposal dibuat untuk meringkas kegiatan yang akan dilakukan
- Sebagai pemberitahuan pertama suatu kegiatan
- Berisikan tujuan-tujuan, latar belakang acara
- Pastinya proposal itu berupa lembaran-lembaran pemberitahuan yang telah di jilid yang nantinya diserahkan kepada si empunya acara
Struktur Proposal :
Berikut Ini Merupakan Struktur Proposal :
Sampul
Proposal kegiatan mesti punya sampul memakai logo kegiatan atau sanggup memakai logo organisasi. Disampul termasuk ditulis Nama kegiatan yang akan dilaksanakan. di bagian baah ditulis instansi pelaksana kegiatan.
Latar Belakang
Dalam menulis latar belakang mesti dikatehui. Tidak semertamerta latar belakang di tulis tetapi latar belakang diawali ke perihal yang berupa umum ke perihal yang berupa khusus.
Nama Kegiatan
Nama kegiatan adalah nama yang akan ditunaikan terhadap kegiatan tersebut.
Tema
Tema kegiatan yang ditulis sesuai dengan tema yang disepakati secara bersama dengan terhadap forum atau tema yang sudah tersedia sebelumnya.
Tujuan
Tujuan kegiatan adalah target dilaksanakannya kegiatan tersebut dan mecakup alasan kegiatan ini.
Jenis Kegiatan/Acara Kegiatan
Jenis kegiatan atau acara yang akan dilaksanakan. Seluruh model kegiatan mesti di tulis gara-gara instansi akan memandang banyaknya kegiatan yang direncanakan. Setiap kegiatan mesti dijelaskan maksud dan tujuannya.
Sarana Promosi
Sarana promosi adalah keuntungan dari sponsor.sarana promosi merasa dari umbul-umbul, pakaian, pamplet, browsure, spanduk, audio dan Hitungan bagian persen sponsor. Besar persen yang disumbangkan oleh sponsor menentukan besar atau kecilnya logo sponsor.
Etimasi Anggaran
Etimasi anggaran adalah kuantitas alokasi kesuluruhan dana yang akan digunakan. ditulis secara detail dengan harganya. Mulai dari perlengkapan, administrasi, komsumsi, piala, plakat, panggung, sound dan lainnya. Atimasi anggaran adalah perihal penting gara-gara yang utama diperiksa oleh instansi adalah Anggaran.
Penutup
Penutup adalah permuhonan terima kasih sekaligus permintaan maaf kepada instansi. Tanda tangan dan stempel mesti tersedia gara-gara sah tidaknya proposal tersedia terhadap tanda tangan dan stempel.
Susunan Kepanitiaan
Susunan kepanitiaan mesti tersedia gara-gara sanggup saja sponsor memakai fasilitas baju jadi memakai hitungan struktur kepanitiaan