Blog ini dibuat oleh Andi Wibowo, guru bahasa dan sastra Indonesia Madrasah Aliyah Nurus Sunnah sebagai media pembelajaran yang berisi penyampaian materi dan soal-soal latihan. Semoga hadirnya blog ini dapat memotivasi kita untuk terus belajar dan tidak bosan belajar. Terima kasih telah mengunjungi blog ini. Selamat Belajar! Baarokallahu fiik.

Selasa, 31 Maret 2020

Mengenali Potensi Diri

Anak-anak kelas 12 yang semoga semuanya dalam perlindungan Allah, sebentar lagi kalian akan meninggalkan sekolahan ini. Bagi kalian yang setelah lulus akan melanjutkan studi ke perguruan tinggi, mungkin saat ini sedang bingung, mau memilih kuliah jurusan apa?

Mengapa bingung? jawabnya, karena kalian belum mengenali potensi diri masing-masing. Oleh karena itulah, hendaknya kita berupaya untuk mengenali potensi diri masing-masing sehingga bisa dengan mudah menentukan ilmu apa yang kelak akan fokus didalami, jurusan kuliah mana yang sebaiknya dipilih untuk masa depan yang mudah-mudahan akan lebih baik.

Ketika kalian sudah menjadi mahasiswa, hendaknya belajar tidak lagi menjadi beban sebagaimana saat ini kalian belajar di sekolahan. Saat menjadi mahasiswa hendaknya belajar menjadi sebuah kebutuhan. Saat kalian menjadi mahasiswa hendaknya nilai dari guru atau dosen bukan menjadi tujuan utama. Hendaknya di dalam benak kalian tertanam bahwa penguasaan terhadap ilmu itu jauh lebih penting daripada sekadar nilai yang tersemat di lembaran transkrip nilai/ ijazah, dan semacamnya. Hal tersebut bisa kalian lakukakan manakala Kalian masuk di jurusan yang tepat sesuai dengan minat dan potensi masing-masing.

Pengetahuan mengenai pengenalan terhadap potensi diri sangatlah penting karena tentunya setelah kalian lulus sebagai sarjana kelak, kalian akan tertuntut untuk bekerja di bidang yang sesuai dengan jurusan kuliahnya masing-masing. Ingat, salah satu faktor penunjang kebahagiaan adalah saat kita bisa mencintai profesi kita, ikhlas dalam menjalaninya. Dan hal ini bisa tercapai tatkala kita bekerja di bidang yang sesuai dengan potensi diri kita. Meski cinta bisa tumbuh karena terbiasa, akan tetapi betapa indahnya tatkala kita bisa mencintai dan memiliki sesuatu yang memang sesuai dengan selera diri, sehingga tak membutuhkan energi ekstra untuk mencintai sesuatu itu.

Untuk membantu Kalian dalam hal mengenali potensi diri masing-masing, maka cobalah menyimak dua tayangan video di bawah ini. Semoga bermanfaat!

Nah, setelah Kalian menonton dua tayangan video tersebut, Kalian merasa memiliki potensi apakah?
Mohon anak-anak kelas 12-A mengisi angket di sini!
dan anak-anak kelas 12-B mengisi angket di sini!

Terima kasih sudah mengisi angket tersebut. Angket tersebut sekaligus sebagai bukti kehadiran pada kesempatan kali ini. Saya akhiri, wassalamualaikum warahmatullahi wabaarakaatuh.




Senin, 30 Maret 2020

Unsur Intrinsik dan Ekstrinsik Drama

Sebelum mulai belajar isi dulu daftar hadir di sini untuk kelas 11-B
dan di sini untuk kelas 11-A.

Silakan klik link berikut ini untuk mempelajari materi pembelajaran!



Setelah kamu mempelajari materi unsur intrinsik dan ekstrinsik, maka tontonlah tayangan drama berikut ini!



Setelah kamu menonton drama tersebut, mari kita berlatih mengerjakan soal-soal berdasarkan drama yang sudah kita tonton!
Klik saja di sini!

Kamis, 26 Maret 2020

Teori Masuknya Islam ke Nusantara


 Para ahli sejarah memberikan 4 teori bagaimana proses masuknya Islam ke Nusantara. Masing-masing teori dijelaskan berdasarkan rentan waktu yang berbeda. Mulai dari abad ke 7, hingga ada pula yang menyebutkan abad ke 13. Nah apa saja ya teori-teori yang dimaksud? 





1. Teori Gujarat
Teori ini beranggapan bahwa agama dan kebudayaan Islam dibawa oleh para pedagang dari daerah Gujarat, India yang berlayar melewati selat Malaka. Teori ini menjelaskan bahwa kedatangan Islam ke Nusantara sekitar abad ke 13, melalui kontak para pedagang dan kerajaan Samudera Pasai yang menguasai selat Malaka pada saat itu.
Teori ini juga diperkuat dengan penemuan makam Sultan Samudera Pasai, Malik As-Saleh pada tahun 1297 yang bercorak Gujarat. Teori ini dikemukakan oleh S. Hurgronje dan J. Pijnapel.



2. Teori Persia
Umar Amir Husen dan Hoesein Djadjadiningrat berpendapat bahwa Islam masuk ke Nusantara melalui para pedagang yang berasal dari Persia, bukan dari Gujarat. Persia adalah sebuah kerajaan yang saat ini kemungkinan besar berada di Iran.

Teori ini tercetus karena pada awal masuknya Islam ke Nusantara di abad ke 13, ajaran yang marak saat itu adalah ajaran Syiah yang berasal dari Persia. Selain itu, adanya beberapa kesamaan tradisi Indonesia dengan Persia dianggap sebagai salah satu penguat.
Contohnya adalah peringatan 10 Muharam Islam-Persia yang serupa dengan upacara peringatan bernama Tabuik/Tabut di beberapa wilayah Sumatera (Khususnya Sumatera Barat dan Jambi).


3. Teori China

Lain halnya dengan Slamet Mulyana dan Sumanto Al Qurtuby, mereka berpendapat bahwa sebenarnya kebudayaan Islam masuk ke Nusantara melalui perantara masyarakat muslim China.
Teori ini berpendapat, bahwa migrasi masyarakat muslim China dari Kanton ke Nusantara, khususnya Palembang pada abad ke 9 menjadi awal mula masuknya budaya Islam ke Nusantara. Hal ini dikuatkan dengan adanya bukti bahwa Raden Patah (Raja Demak) adalah keturunan China, penulisan gelar raja-raja Demak dengan istilah China, dan catatan yang menyebutkan bahwa pedagang China lah yang pertama menduduki pelabuhan-pelabuhan di Nusantara.


4. Teori Mekkah

Dalam teori ini dijelaskan bahwa Islam di Nusantara dibawa langsung oleh para musafir dari Arab yang memiliki semangat untuk menyebarkan Islam ke seluruh dunia pada abad ke 7. Hal ini diperkuat dengan adanya sebuah perkampungan Arab di Barus, Sumatera Utara yang dikenal dengan nama Bandar Khalifah.
Selain itu, di Samudera Pasai mahzab yang terkenal adalah mahzab Syafi’i. Mahzab ini juga terkenal di Arab dan Mesir pada saat itu. Kemudian yang terakhir adalah digunakannya gelar Al-Malik pada raja-raja Samudera Pasai seperti budaya Islam di Mesir. Teori inilah yang paling benyak mendapat dukungan para tokoh seperti, Van Leur, Anthony H. Johns, T.W Arnold, dan Buya Hamka.
Islam juga sempat menjadi kekuatan yang cukup disegani di Nusantara, hal ini ditandai dengan munculnya banyak kerajaan Islam yang cukup terkenal dan berkuasa. Apa saja kerajaan-kerajaan Islam yang berkuasa?


Artikel disalin dari  https://blog.ruangguru.com/4-teori-masuknya-islam-ke-nusantara

LATIHAN
Setelah kalian mempelajari materi di atas, kerjakanlah soal-soal berikut ini untuk menguji penguasaanmu terhadapa materi yang telah dipelajari. Silakan klik ini saja untuk mengerjakan soal-soal latihan pilihan ganda.

Rabu, 25 Maret 2020

Menganalisis Makna dan Kebahasaan Teks Biografi

Pokok informasi sebenarnya sama saja dengan ide pokok. Permasalahannya, teks biografi dikembangkan dengan pola naratif. Dengan demikian, kita tidak bisa menentukan ide pokok (pokok informasi) dengan cara mengidentifikasikan dan mengambil sari dari kalimat utamanya.

Lalu bagaimana dong, caranya?
Teks yang dikembangkan dengan pola naratif lazimnya tidak memiliki kalimat utama. Jadi, untuk kita bisa mengetahui pokok informasinya, maka kita harus membaca teks tersebut secara keseluruahan dengan saksama. Lalu ajukanlah pertanyaan kepada diri si pembaca sendiri dengan pertanyaan,"Teks yang barusan dibaca menginformasikan tentang apa...?"

Kaidah-Kaidah Kebahasaan Teks Biografi
Beberapa kaidah kebahasaan teks biografi yang perlu kalian ketahui antara lain:
  1.  Menggunakan pronomina, sebagai variasi dari penyebutan nama tokoh dalam biografi tersebut.
  2. Menggunakan kata kerja tindakan, untuk menjelaskan perbuatan fisik dari tokoh dalam teks biografi tersebut.
  3. Menggunakan kata sifat, untuk menginformasikan sifat atau karakter tokoh dalam teks biografi tersebut.
  4. Menggunakan kata kerja pasif, untuk menginformasikan aktivitas yang dialami oleh tokoh dalam teks biografi tersebut sebagai subjek yang diceritakan.
  5. Menggunakan kata kerja mental, untuk menggambarkan aktivitas mental (batin) tokoh dalam teks biografi tersebut.
  6. Menggunakan kata sambung. Diperlukan untuk membetuk kalimat majemuk.
  7. Menggunakan kata depan. Biasanya diperlukan untuk kalimat yang mengandung jabatan keterangan dalam struktur kalimatnya.
 Bagaimana sudah pahamkah?
Agar lebih mantap lagi dalam memahami materi di atas, silakan simak tayangan video berikut ini.

Sudah paham kan ya? sekarang coba berlatih mengerjakan soal dengan mengeklik gambar di bawah ini!
https://forms.gle/rMHucsT4PCWTB8Pf8

Senin, 23 Maret 2020


Topik: Teks Eksplanasi 
Subtopik: Menganalisis Teks Eksplanasi 
Perhatikan kutipan teks berikut ini!

1. Udang ronggeng memiliki duri-duri yang keras, terutama di bagian atas kepala dan antena. Badannya yang besar dilindungi kulit keras yang mengandung zat kapur dan mempunyai bentuk tubuh yang menyerupai belalang. Habitat hidup udang ini di perairan karang, suatu kawasan laut yang banyak terdapat karang-karang, terumbu karang, batuan granit, atau vulkanis.
Makna istilah kata vulkanis pada kutipan teks tersebut adalah ….
A. memiliki sifat gunung berapi
B. daerah yang dekat dengan gunung berapi
C. lingkungan gunung berapi
D. batuan yang berasal dari gunung berapi
E. permukaan yang dikelilingi gunung berapi 

Bacalah kutipan cerpen berikut inti untuk menjawab soal nomor 2!
Saya pun membandingkan perlakuan yang lbu berikan kepada anak kami dan anak adik ipar saya. lbu menganggap saya terlalu perasa. Tapi saya pikir justru lbu yang keliru. Saya benar benar kecewa kepada lbu. Saya marah besar.  Saya sadar kalau saya sudah termakan amarah. Beberapa kali istri saya mencoba menenangkan dan meminta saya mengontrol diri, tapi saya tidak memedulikannya. Saya pikir saya harus menunjukkan wibawa saya sebagai seorang anak tua, apalagi saya sudah memiliki keluarga sendiri. lstri saya pun tak dapat berbuat banyak. Saya bahkan membentaknya ketika ia hendak merangkul lbu dan meneteskan air mata. Kini, ia berdiri tidak jauh dari saya sambil menahan tangis. 
Malam itu, lbu pergi tanpa sepatah kata. Saya menyesal, sebenarnya. Tapi saya pikir apa yang saya lakukan sudah benar. lstri saya lebih banyak diam malam itu. la membuatkan kopi jagung kesukaan saya selepas kami salat berjamaah.

Dikutip dari: Benny Arnas, "Kami Tusuk Mata Kami" dalam Sejumlah Alasan Mengapa Tiap Anak Sebaiknya Melahirkan Seorang Ibu, Yogyakarta, Diva Press, 2017

Topik: Cerpen
Subtopik: Unsur Intrinsik Cerpen
2. Latar suasana pada paragraf pertama dalam kutipan cerpen tersebut adalah ….
A.haru
B.sedih
C.tegang
D.khusyuk
E. duka 

Topik: Cerpen
Subtopik: Kebahasaan Cerpen

Bacalah kutipan cerpen berikut ini!
Bapakku bernama Narto. Biasa dipanggil Kang Nar oleh tetangga. Lelaki desa yang perkasa. Tubuhnya kekar, kulitnya cokelat legam khas petani lelaki di Jawa. lbuku bernama Sumilah. Biasa dipanggil Yu Sum oleh tetangga. Perempuan desa yang juga perkasa. Tubuhnya legam berisi, kulitnya sawo matang khas petani perempuan di Jawa.
Kedua orang tuaku ialah petani yang tekun dan ulet. Hampir setiap hari mereka ke sawah untuk mencari nafkah. Seluruh jiwa dan raga kedua orang tuaku diabdikan untuk sawah.
Dikutip dari: Dhanu Priyo Prabowo (Ed), "Bapak Tak lngin Punya Rumah" dalam Simfoni Hujan: Antologi Cerpen Bengkel Sastra dan Bahasa Indonesia Siswa SLTA Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta, Balai Bahasa Daerah lstimewa Yogyakarta, 2016

3. Makna frasa cokelat legam pada kutipan cerpen tersebut adalah ….
A.kotor
B.gelap
C.cokelatkehitaman
D.cokelatpekat
E. sawo matang 


Topik: Teks Eksposisi
Subtopik: Analisis Teks Eksposisi 
Perhatikan kutipan teks berikut ini!
Kebakaran hutan akibat kelalaian manusia di beberapa kota besar di Indonesia berbuntut masalah yang panjang. Lebih parahnya lagi, kebakaran hutan mengakibatkan kabut asap yang bisa menyerang ke negara tetangga, seperti Malaysia dan Singapura. Kejadian tersebut memakan banyak korban jiwa dan berdampak pada kesehatan banyak orang. Evakuasi akan dilakukan kepada masyarakat yang daerahnya telah dipenuhi kabut asap akibat kebakaran hutan. 

4. Maksud pernyataan Evakuasi akan dilakukan kepada masyarakat yang daerahnya telah dipenuhi kabut asap akibat kebakaran hutan pada paragraf tersebut adalah ….
A. masyarakat pindah ke daerah yang lebih aman dari bahaya kabut asap
B. kabut asap menyebabkan masyarakat menanggulangi kebakaran hutan
C. pemindahan masyarakat dari daerah yang berbahaya dari kabut asap
D. terdapat tempat pengungsian yang dibuat oleh masyarakat untuk menghindari kabut asap
E. pemerintah berusaha menyelamatkan masyarakat yang terkena kabut asap akibat kebakaran hutan

Bacalah kutipan novel berikut ini untuk menjawab soal nomor 5!
Hal yang disarankan Mat agar dilakukan istrinya adalah datang kepada orang tuanya, mengabarkan kepada mereka soal kehamilannya, meminta doa restu mereka. Siapa tahu hal tersebut akan membuat keluarganya yang selama ini masih bersikap keras soal perkawinan keduanya bisa lebih melunak. Tetap tak menerimanya sebagai menantu tak apa, yang penting, bisa menerima cucunya kelak. Dengan sok bijak dinasihati istrinya bahwa ketidakakurannya dengan kedua orang tuanya tidak ditularkan kepada anak mereka kelak. Dan jika itu bisa diperbaiki lebih awal, mengapa mesti ditunda-tunda. Mat mengatakan, lnayatun pasti akan sangat membutuhkan ibunya saat nanti melahirkan, mengingat ia akan melahirkan untuk pertama kalinya. 

Dikutip dari: Mahfud lkhwan, Dawuk: Kisah Kelabu dari Rumbuk Randu, Jakarta, Marjin Kiri, 2017

Topik : Cerpen
Subtopik : Unsur Ekstrinsik

5. Nilai moral pada kutipan novel tersebut adalah ….
A. memberi tahu kesalahan orang lain
B. meminta doa restu kedua orang tua
C. mencoba berbuat baik kepada orang lain
D. menyadari kesalahan yang telah diperbuat
E. menghargai usaha yang dilakukan orang lain

Topik: Teks Editorial
Subtopik: Mengidentifikasi Teks Editorial 
Perhatikan kutipan teks berikut ini untuk menjawab soal nomor 6!
Evakuasi terhadap warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Wuhan akibat virus korona yang semakin parah juga menjadi langkah tepat. Sebanyak 238 WNI telah berhasil dipulangkan ke Tanah Air dari Wuhan, Provinsi Hubei, China. Sebelumnya, rencananya ada 245 WNI yang akan dievakuasi, tetapi 4 orang menolak kembali ke Indonesia dan 3 lainnya tak lolos tes kesehatan oleh otoritas China sehingga kepulangannya tertunda. Terhadap WNI yang telah tiba di Tanah Air, pemerintah harus bisa menjamin karantina yang dilakukan di wilayah Natuna, Kepulauan Riau, berjalan dengan baik. Perkembangan kondisi kesehatan WNI tersebut perlu disampaikan secara terbuka kepada publik, terutama kepada pihak keluarga. 

6. Bukti bahwa penulis pada kutipan teks tersebut berpihak pada pemerintah adalah ….
A. penulis membela pihak pemerintah yang telah mengusahakan evakuasi terhadap WNI dengan baik dan cepat
B. penulis menjelaskan tentang usaha yang baik dari pemerintah dalam melakukan evakuasi terhadap WNI yang berada di Wuhan
C. penulis menjelaskan kondisi WNI yang dievakuasi secara detail dan lengkap sehingga dapat dipahami oleh pembaca
D. penulis mengkritik hal yang dilakukan oleh pemerintah tentang pemulangan WNI yang beada di Wuhan ke Indonesia
E. penulis menyarankan pemerintah agar segera mengevakuasi WNI yang berada di Wuhan agar korban jiwa tidak bertambah


Topik: Teks Biografi 
Subtopik: Unsur-Unsur Biografi

Perhatikan kutipan biografi berikut ini!
Raden Ajeng Kartini merupakan perempuan keturunan bangsawan yang lahir pada 21 April 1879. Sebagai seorang yang dilahirkan di keluarga bangasawan, Kartini tentu berkesempatan untuk mengecap pendidikan. Kartini berhasil menamatkan pendidikannya di bangku sekolah dasar. Ia selalu haus akan ilmu pengetahuan membuatnya ingin melanjutkan ke jenjang lebih tinggi.
Akan tetapi, pada waktu itu pendidikan bagi kaum wanita masih sangat dibatasi. Hal ini berlaku juga bagi Kartini meskipun dirinya adalah seorang putri bangsawan. Sang Ayah pun tidak memberikan izin kepada dirinya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Kartini pun sedih karena bagaimanapun juga ia tidak bisa mengubah keputusan Ayahnya.
Kartini adalah seorang wanita Jawa yang memiliki pandangan maju pada zamannya walaupun dirinya sendiri terbelenggu oleh adat istiadat. Hingga kini Kartini dikenal sebagai tokoh emansipasi wanita. Hal tersebut dapat dilihat dari berbagai surat korespondensi dengan teman-temannya di Belanda yang dibukukan oleh Abendanon.

7. Keteladanan tokoh berdasarkan kutipan tersebut adalah ….
A. Raden Ajeng Kartini dilahirkan di keluarga bangsawan
B. Raden Ajeng Kartini menamatkan pendidikannya di bangku sekolah dasar
C. Raden Ajeng Kartini memiliki karakter yang haus akan ilmu pengetahuan
D. Raden Ajeng Kartini dikenal sebagai tokoh emansipasi wanita
E. Raden Ajeng Kartini merupakan seorang wanita Jawa yang memiliki pandangan maju


Perhatikan kutipan teks berikut ini untuk menjawab soal nomor 8!
Sungai-sungai dan selokan-selokan di Indonesia tersumbat oleh botol, tas dan kemasan plastik lainnya. Seperti banyak negara berkembang, Indonesia dikenal sebagai negara yang kerepotan dalam mengatasi gunung-gunung sampah. Ledakan jumlah penduduk antara lain berdampak pada merajalelanya wadah, pembungkus, serta kantong plastik yang menggantikan kemasan alami dan tradisional yang mudah terurai di alam seperti daun pisang.
Akibat dari banyaknya kemasan plastik, upaya pemerintah-pemerintah setempat untuk mengumpulkan dan mengelola sampah tidak mampu mengikuti ekspansi dramatis dari sampah yang dihasilkan warga. Selain itu, budaya lama membuang sampah ke selokan dan sungai menunjukkan bahwa setiap upaya untuk membersihkan lingkungan membutuhkan perubahan besar dalam pola pikir masyarakat.

Topik: Teks Eksposisi 
Subtopik: Analisis Teks Eksposisi

8. Kalimat utama paragraf pertama pada kutipan teks tersebut terdapat pada ….
A. kalimat pertama
B. kalimat kedua
C. kalimat ketiga
D. kalimat pertama dan kalimat kedua
E. kalimat pertama dan kalimat ketiga
Topik: Teks Eksposisi
Subtopik: Analisis Teks Eksposisi
Perhatikan kutipan teks berikut ini untuk menjawab nomor 9 dan 10!

(1) Penyakit flu tulang merupakan istilah yang sering kali digunakan masyarakat awam untuk menjelaskan mengenai penyakit cikungunya. (2) Cikungunya sendiri merupakan penyakit yang disebabkan virus, tepatnya virus jenis cikungunya dari genus Alphavirus dan famili Togaviridae. (3) Flu tulang terkadang juga diklasifikasikan ke dalam virus rematik karena efeknya terhadap sendi. (4) Virus flu tulang yaitu virus alfa yang berasal dari keluarga Togaviridae. (5) Virus ini disebarkan lewat gigitan nyamuk dan menulari manusia.
(6) Nyamuk yang dapat menularkan virus jenis cikungunya  sebagai penyebab penyakit flu tulang adalah nyamuk Aedes albopictus dan Aedes aegypti. (7) Jenis ini juga diketahui menyebarkan penyakit demam dengue dan DBD. (8) Nyamuk Aedes dapat menggigit seseorang yang sudah terinfeksi dengan virus cikungunya, lalu menyebarkan infeksinya dengan menggigit orang sehat sehingga terkena flu tulang. 

9. Ide pokok paragraf pertama pada teks tersebut adalah ….
A. definisi penyakit tulang
B. penyebab penyakit flu tulang
C. virus yang menyebabkan flu tulang
D. deskripsi penyakit flu tulang
E. proses penyebaran virus cikungunya

Topik: Teks Ekposisi
Subtopik: Kebahasaan Teks Eksposisi
Level kognitif: C2 (MOTS)
10. Kalimat tidak padu pada paragraf pertama teks tersebut terdapat pada kalimat ….
A.(1)
B.(2)
C.(3)
D.(4)
E. (5)