Blog ini dibuat oleh Andi Wibowo, guru bahasa dan sastra Indonesia Madrasah Aliyah Nurus Sunnah sebagai media pembelajaran yang berisi penyampaian materi dan soal-soal latihan. Semoga hadirnya blog ini dapat memotivasi kita untuk terus belajar dan tidak bosan belajar. Terima kasih telah mengunjungi blog ini. Selamat Belajar! Baarokallahu fiik.

Senin, 11 Mei 2020

Menulis Puisi

Simaklah video ini dengan saksama. Carilah tempat yang sepi, menyendiri. Fokuslah menyimak video tersebut. Resapi dan renungi dalam-dalam setiap kalimat dan setiap pesan yang disampaikan dalam video tersebut.

Video Renungan kehidupan dunia

Video Renungan Ibadah


Video Renungan Tobat

LATIHAN
Setelah kamu menonton video-video tersebut ungkapkanlah perasaanmu dalam bentuk puisi! Tulislah dengan tulisan tangan! Tidak perlu mencontek puisi mana pun karena seperti apapun puisi yang kamu tulis akan saya terima dan saya hargai.

Minggu, 10 Mei 2020

Contoh Resensi Buku Ilmiah

Bagaimana cara bercanda yang benar?

Judul buku    :Canda dan Gurau Nabi SAW Dengan Keluarga Beliau, Anak-anak, dan Para Sahabat

Judul asli        :Al-Mizah Fi as-Sunnah (Canda dalam as-Sunnah)

Penulis             :Dr. Muhammad Abdullah Walad Karim

Penerjemah       :Izzudin Karimi, Lc

Penerbit              :Darul Haq

Kota terbit           :Jakarta

Tahun terbit          :2015

Cetakan                 :III, Juni 2018

Jumlah halaman       :XII + 84 halaman

Ukuran dan berat      :14,5 × 10 × 0,5 cm (0,08 kg)

Harga                         :Rp8.000,00 (harga di tahun 2019)

ISBN                        :978-602-6845-04-7

                Buku ini menyampaikan bahwa kita harus menjadi manusia moderat. Hidup itu tidak selalu tentang keseriusan. Maka dari itu, kita harus menyelinginya dengan candaan. Canda dalam perkataan, ibarat garam dalam makanan. Bila takarannya pas, maka ia dapat memberikan keakraban dan kedekatan. Namun bila ia terlalu banyak, maka ia bisa menjatuhkan harga diri dan kehormatan. Begitu pula sebaliknya, bila tidak ada canda, maka kehidupan ini akan terasa kering kerontang laksana di padang pasir yang tandus.

                Buku ini berpedoman kepada  sunnah Rasulullah SAW, rahmat seluruh alam. Beliau adalah teladan yang sempurna. Tidak ada sesuatu pun yang tidak dapat diambil hikmahnya dari beliau, baik itu sesuatu yang kecil ataupun sesuatu yang besar. Dalam membina hubungan, Rasulullah SAW terkadang bercanda untuk mendatangkan suasana riang. Tetapi beliau tetap menjaga kejujuran saat bercanda, semua yang beliau katakan tidak ada kata-kata dusta atau melecehkan. Canda harus dibatasi dengan kaidah-kaidah syariat agar kita mengetahui mana canda tawa yang haram, dan mana canda tawa yang dianjurkan.

                Canda tawa yang haram adalah canda tawa yang berlebih-lebihan, karena ia dapat menyebabkan kerasnya hati. Dalam banyak kasus, ia dapat menyakiti dan menzalimi orang lain, menyebabkan kebencian, jatuhnya kewibawaan dan harga diri. Sedangkan gurau yang dianjurkan adalah gurau yang terjadi di antara keluarga, sanak kerabat, saudara-saudara dan rekan-rekan, dengan syarat tidak menyakiti siapa pun atau melecehkan dan menzaliminya. Rasulullah SAW bergurau hanya untuk menyenangkan rekan-rekan dan mendekatkan diri kepada lawan bicara. Kemudian untuk menepis kesalahpahaman yang terjadi.

 

                Buku ini dikemas dalam bentuk buku saku, sehingga mudah dibawa. Harganya yang terjangkau, semakin membuat kita tertarik untuk memiliki buku ini. Selain itu, buku ini memiliki sampul yang sangat menarik perhatian para pembaca. Keunggulan lainnya adalah referensinya yang sangat lengkap berdasarkan Alquran, Hadis, dan kitab-kitab lain. Para perawi atau orang yang meriwayatkan hadis dijelaskan secara rinci, bahkan disediakan riwayat hidup singkat para perawi tersebut. Buku ini dibagi menjadi tiga pembahasan, yaitu keluarga, anak-anak, dan sahabat, sehingga memudahkan kita untuk membedakan bentuk impelementasinya.

                Di balik kelebihan-kelebihannya, buku ini juga memiliki beberapa kekurangan. Kekurangan pertama adalah ukuran huruf yang kecil dan rapat, sehingga membuat kita bosan dan pusing membacanya. Kemudian banyak sekali kata-kata sulit yang dipahami. Buku ini tidak memiliki pembatas halaman.

                Namun terlepas dari segala kekurangan dan kelebihannya, buku ini sangat layak untuk dibaca oleh para remaja, orang dewasa dan orang tua untuk perbaikan akhlak. Canda-canda Nabi yang dipaparkan dalam buku ini dapat kita jadikan pedoman dalam bercanda, sehingga kita tetap berada di atas koridor yang benar dan tidak kebablasan dalam bercanda, baik kepada keluarga, anak-anak, maupun kepada sahabat kita. Demikianlah resensi buku nonfiksi yang berjudul ‘Canda Dalam as-Sunnah’. Semoga bermanfaat!


LATIHAN

Kerjakan soal-soal latihan berikut ini dengan mengeklik gambar di bawah ini!


Senin, 04 Mei 2020

Majas Penegasan/ Perulangan


Majas penegasan adalah jenis majas yang isinya menegaskan sesuatu untuk memberi efek tertentu bagi mereka yang mendengar atau membaca. Mengenai berbagai Majas penegasan ini kami sudah berikan beberapa contohnya, berikut di bawah ini.

A. Majas Apofasis
Majas apofasis adalah jenis majas yang seolah menyangkal, namun justru majas ini menegaskannya. Majas ini juga bisa disebut dengan majas preterisio.
Contoh majas apofasis ini, misalnya: saya dengan jujur ​​enggan menjelaskan di forum ini bahwa Anda mengorupsi uang negara.
Seperti pada contoh majas apofasis di atas, seolah menyembunyikan sesuatu, namun hal itu malah menegaskannya.

B. Majas Pleonasme
Majas pleonasme adalah  majas yang menyediakan informasi tambahan untuk informasi lain yang sudah jelas...
Contoh dari majas pleonasmik tersebut adalah
Saya maju ke depan.
Aku turun ke bawah.

C. Majas Repetisi
Majas pengulangan utama adalah pengulangan kata, frase, atau klausa dalam sebuah kalimat. Pengulangan ini dimaksudkan untuk konfirmasi.
Contoh Majas repetisi sebagai berikut:
Inilah pahlawan kita, pahlawan kita, dan semua harga diri kita.
Aku sayang kepada ayahku, aku cinta kepada ayahku.
Seperti yang bisa Anda lihat contoh majas repetisi, ada beberapa pengulangan yang sebenarnya berarti sama. Tapi itu sengaja dilakukan untuk mengonfirmasi apa yang harus dikatakan.

D. Majas Pararima
Majas pararima adalah majas yang mengulangi konsonan awal dan akhir dalam sebuah kata atau pada bagian kata yang berbeda.
Contoh majas pararima:
Kewalahan
Bolak-balik

E. Majas Aliterasi
Majas Aliterasi adalah kata mengulangi konsonan pada awal kata secara berurutan. Jadi dalam huruf di awal kata, itu diulang dalam kata berikutnya. Hal ini sering digunakan dalam kalimat puisi.
Contoh majas aliterasi sebagai berikut:
Sulit untuk hidup
Samudera melintasi lembah

Seperti yang bisa Anda lihat, dalam contoh majas aliterasi, ada pengulangan konsonan yang berturut-turut.

F. Majas Paralelisme
Majas paralelisme adalah majas yang umum digunakan dalam puisi. Dalam majas ini ada penegasan dengan mengulangi kata, frase, atau klausa secara paralel.
Misalnya, Anda bisa melihat contoh majas paralelisme sebagai berikut:
Doa adalah tugas
Doa adalah ibadah
Doa adalah kebutuhan

G. Majas Tautologi
Tautologi utaadalah ungkapan yang mengulang beberapa kata dalam sebuah kalimat. Terkadang kata yang sama digunakan.
Contoh contoh tautologis ini:
Tidak-tidak, bukan itu yang saya inginkan sama sekali. Aku di sini untuk tinggal.
Tendangan pemain sepak bola itu begitu hebat, hebat dan luar biasa.

Contoh lain:
Aku tak sabar ingin segera bertemu dan berjumpa denganmu.
 Aku hanya bisa diam dan membisu didepan kelas saat mereka menertawakanku.
 Dengan menggunakan krim ini kulit wajahmu akan terlihat lebih sehat, lebih cerah dan lebih merona.

H. Majas Sigmatisme
Sigmatisme Majas adalah master yang menggunakan bunyi “s” untuk diulang untuk menghasilkan efek tertentu. Hal ini sering ditemukan dalam puisi dan puisi.
Contoh majas Sigmatisme ini adalah
Saya menulis surat ini saat sedang gerimis.

I. Majas Antanaklasis
Majas antanaklasis adalah majas mengulangi kata namun maknanya berbeda. Mari kita lebih jelas, bisa dilihat contoh-contoh dari antanaklasis majas berikut.
Ayah membawa buah tangan berupa buah durian.
Bisa ular itu bisa membunuh manusia.

J. Majas Klimaks
Majas Klimaks adalah majalah yang menjelaskan secara bertahap dari bawah ke atas. Contoh dari majas klimaks ini adalah sebagai berikut
Dari masyarakat kecil, masyarakat menengah, hingga ke puncak masyarakat, semua ramai membeli barang di toko.

K. Majas Antiklimaks
Majas anticlimactic adalah kebalikan dari majas klimaks. Mulai dari yang terpenting hingga yang tak penting. Contoh:
Dari kota-kota, desa-desa ke daerah terpencil sangat bersyukur atas keberhasilan pemilihan yang mulus dan aman.

L. Majas Inversi
Inversi majas adalah master yang strukturnya dibalik dengan menyebutkan predikat dulu, lalu di ikuti oleh subjek.
Contoh majas inversi ini adalah:
Lari dia.

M. Majas Retorika
Majas Retorika adalah pertanyaan di mana jawabannya sebenarnya ada dalam kalimat. Dengan begitu, pertanyaan ini tidak perlu dijawab.
Contoh majas retorika ini:
Apakah ini yang disebut dependent?
Apakah kamu tak mau bahagia?

N. Majas Ellipsis
Majas Elipsis adalah majas dengan menghilangkan elemen kalimat tertentu. Misalnya seperti pada contoh berikut:
Saya ke rumah Naruto.
Dalam contoh majas elipsis di atas ada penghilangan unsur predikat dalam bentuk “pergi”.

O. Majas Koreksio
Majas Koreksi adalah majas yang menyebutkan sesuatu dan kemudian dikoreksi untuk mengungkapkan maksud sebenarnya.
Contoh dari majas koreksi ini adalah:
Silakan jika Anda ingin pulang ke rumah, mohon maaf tolong cepat tinggalkan.

P. Majis Polisindenton
Majis polisindenton adalah seorang master yang menggunakan penggunaan tanda hubung dalam sebuah kalimat atau wacana.
Contoh majas polysindenton ini misalnya:
Setelah terbangun, saya kemudian mandi, lalu membantu ibu saya, lalu pergi ke sekolah.
Dalam contoh majas polisindenton kita melihat penggunaan tanda hubung dalam kalimat tersebut.

Q. Majas Asindeton
Majas asindeton adalah kebalikan dari polysindenton.
Biarkan saya menjadi lebih jelas, mari kita lihat contoh majas asindenton berikut ini.
Dia bangun, berjalan berlari ke luar rumah.
kakek, nenek, ayah, ibu

R. Majas Interruption
Majas Interupsi adalah majas dengan menyediakan penyisipan sisipan tambahan pada elemen kalimat.
Contoh dari majas interruption ini adalah sebagai berikut:
Andi, teman sekolahku, sedang sakit.
Pak Hasan, Ketua RT saya, orang-orangnya ramah dan membantu.

S. Majas Seruan
Majas Eksklamasio adalah majas yang menggunakan kata seru. Contohnya seperti berikut ini:
Super sekali, Pak Mario!
Oh, Tuhan, Kauhebat teman!

T. Majas Pencacahan
Majas Pencacahan adalah master yang menjelaskan secara detail per bagian sehingga keseluruhan kondisi atau keadaan bisa dipahami pendengar atau pembaca. Contoh penggunaan enumerasi majas adalah sebagai berikut:
Banjir adalah sedada, listrik mati, anak menangis, lapar menunggu pertolongan.

U. Majas Preterito
Majas preterito adalah majas yang sepertinya ingin menyembunyikan sesuatu agar tetap dirahasiakan. Contoh dari majas ini adalah:
Saya tidak akan membuka kedoknya jika dia adalah preman Tebu Ireng.

V. Majas Alonim
Majas alonim adalah majikan yang menggunakan variasi nama tertentu. Penggunaan majas ini dengan maksud untuk menegaskan.
Contoh majas alonim tersebut
Dok, dia sudah bangun.
Prof, ada sesuatu yang perlu saya tanyakan.

W. Majas Kolokasi
Majas kolokasi adalah penggunaan asosiasi tetap antara kata-kata dengan kata lain yang berdekatan dalam sebuah kalimat.
Contoh dari majas kolokasi ini adalah:
Nasib saya, untuk berhubungan dengan orang bodoh itu.
.

Demikian banyak yang bisa Anda pelajari dari jenis majas penegasan ini? Semoga bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan Anda tentang majas penegasan dan macam macamnya. Terimakasih dan sampai jumpa lagi diartike-artikel majas lainnya, salam Gigih Prakoso.
Sumber: https://marcellusfacts.com/majas-penegasan/

LATIHAN
Kerjakanlah soal-soal latihan dengan mengeklik gambar di bawah ini!

https://forms.gle/zjx6A9ZM6C5jUVsp6

Minggu, 03 Mei 2020

Resensi Surat Kecil untuk Tuhan


Tahun Terbit                 : Juni 2012
Penulis                          : Agnes Davonar
Penerbit                        : AD Publisher
Jumlah Halaman          : 232 Halaman
Bahasa                         : Indonesia
Harga                           : Rp.38.000

https://forms.gle/foXLEcCVuA3SnRSN9


      Agnes davonar adalah sebuah fenomenal di dunia sastra Indonesia. Ia memulai kariernya sebagai penulis amatir di sebuah blog. Kemudian dengan cepat berkembang menjadi penulis yang mau belajar hingga melahirkan lima novel online dan 42 cerita pendek yang begitu melekat bagi semua pembaca situs pribadinya. Tak heran bila sebuah kutipan dari sebuah portal informasi detik.com mengatakan “bahwa tidak sulit untuk mencari karya dari seorang Agnes davonar ”. Keunikan sendiri terdapat dalam nama Agnes davonar. Agnes berasal dari namanya sedangkan Davonar diambil nama dari adiknya. Jadi mereka adalah dua saudara yang bersatu dalam sebuah karya.
Agnes lahir di Jakarta 8 oktober, sedangkan Davonar lahir di Jakarta, 7 Agustus . mereka adalah Dua saudara yang besar dalama lingkungan seni. Ayahnya adalah seorang penulis kaligrafi Cina sedangkan ibunya adalah seorang ibu rumah tangga yang tangguh.
Agnes berkerja sebagai karyawan swasta dan Davonar berkuliah di Universitas sastra Jepang Bina Nusantara. Keduanya memiliki hobby yang sama yakni menyukai olahraga. Tapi kelihaian menulis telah mengantarkan keduanya sebagai penulis muda berbakat dalam jajaran sastra Indonesia.

       Surat Kecil untuk Tuhan adalah sebuah buku yang diangkat dari kisah nyata perjuangan seorang gadis remaja Indonesia bernama Gita Sesa Wanda Cantika atau Keke melawan kanker ganas. Gadis cantik, pintar dan mantan artis penyanyi cilik berusia 13 tahun yang menjadi penderita kanker jaringan lunak pertama di Indonesia. Kanker itu menyerang wajahnya yang cantik dan menjadikannya seperti monster, bahkan dokter pun mengatakan kalau hidupnya hanya tinggal beberapa bulan saja.

      Tak mau menyerah, sang ayah terus berjuang agar Keke dapat lepas dari vonis kematian. Perjuangan sang ayah menyelamatkan putrinya begitu mengharukan, Keke yang menyadari hidupnya akan berakhir kemudian menuliskan surat kecil untuk Tuhan untuk terakhir kalinya.

      Tuhan memberikan anugerah dalam hidupnya, Keke mampu bertahan bersama kanker itu selama tiga tahun lamanya sebelum akhirnya ia menyerah dan pergi meninggalkan orang-orang yang ia cintai. Kisah hidup perjuangan Keke diangkat ke layar lebar pada tahun 2011 dan menjadi film terlaris di tahun yang sama. Menjadikan kisah ini meraih beberapa penghargaan inspiratif dan tentunya menjadi inspirasi bagi siapapun yang menontonnya dan membacanya.

      Novel ini dapat memberikan inspirasi dan pembelajaran bagi pembaca ketika menghadapi ujian yang di berikan oleh Tuhan, kita harus sabar dan tabah seperti yang dialami oleh keke dalam novel tersebut, kelebihan lainnya novel ini diangkat dari kehidupan nyata dan sangat menyentuh, novel ini juga melampirkan beberapa foto perjuangan keke dalam melawan kanker ganas hingga foto sahabat-sahabat keke di pemakaman juga terlampir dalam novel ini. Kekurangan dari novel ini yaitu masih ada penulisan kata yang salah, dan juga ada penulisan yang kurang menarik dan masih sulit untuk dimengerti


Disalin dengan dari  https://www.kompasiana.com/ruritaafifah/5631d8481397734a07e4e7eb/resensi-surat-kecil-untuk-tuhan?page=all


LATIHAN
Kerjakanlah soal-soal latihan terkait dengan resensi di atas dengan mengeklik gambar cover buku di atas!