Blog ini dibuat oleh Andi Wibowo, guru bahasa dan sastra Indonesia Madrasah Aliyah Nurus Sunnah sebagai media pembelajaran yang berisi penyampaian materi dan soal-soal latihan. Semoga hadirnya blog ini dapat memotivasi kita untuk terus belajar dan tidak bosan belajar. Terima kasih telah mengunjungi blog ini. Selamat Belajar! Baarokallahu fiik.

Senin, 04 Mei 2020

Majas Penegasan/ Perulangan


Majas penegasan adalah jenis majas yang isinya menegaskan sesuatu untuk memberi efek tertentu bagi mereka yang mendengar atau membaca. Mengenai berbagai Majas penegasan ini kami sudah berikan beberapa contohnya, berikut di bawah ini.

A. Majas Apofasis
Majas apofasis adalah jenis majas yang seolah menyangkal, namun justru majas ini menegaskannya. Majas ini juga bisa disebut dengan majas preterisio.
Contoh majas apofasis ini, misalnya: saya dengan jujur ​​enggan menjelaskan di forum ini bahwa Anda mengorupsi uang negara.
Seperti pada contoh majas apofasis di atas, seolah menyembunyikan sesuatu, namun hal itu malah menegaskannya.

B. Majas Pleonasme
Majas pleonasme adalah  majas yang menyediakan informasi tambahan untuk informasi lain yang sudah jelas...
Contoh dari majas pleonasmik tersebut adalah
Saya maju ke depan.
Aku turun ke bawah.

C. Majas Repetisi
Majas pengulangan utama adalah pengulangan kata, frase, atau klausa dalam sebuah kalimat. Pengulangan ini dimaksudkan untuk konfirmasi.
Contoh Majas repetisi sebagai berikut:
Inilah pahlawan kita, pahlawan kita, dan semua harga diri kita.
Aku sayang kepada ayahku, aku cinta kepada ayahku.
Seperti yang bisa Anda lihat contoh majas repetisi, ada beberapa pengulangan yang sebenarnya berarti sama. Tapi itu sengaja dilakukan untuk mengonfirmasi apa yang harus dikatakan.

D. Majas Pararima
Majas pararima adalah majas yang mengulangi konsonan awal dan akhir dalam sebuah kata atau pada bagian kata yang berbeda.
Contoh majas pararima:
Kewalahan
Bolak-balik

E. Majas Aliterasi
Majas Aliterasi adalah kata mengulangi konsonan pada awal kata secara berurutan. Jadi dalam huruf di awal kata, itu diulang dalam kata berikutnya. Hal ini sering digunakan dalam kalimat puisi.
Contoh majas aliterasi sebagai berikut:
Sulit untuk hidup
Samudera melintasi lembah

Seperti yang bisa Anda lihat, dalam contoh majas aliterasi, ada pengulangan konsonan yang berturut-turut.

F. Majas Paralelisme
Majas paralelisme adalah majas yang umum digunakan dalam puisi. Dalam majas ini ada penegasan dengan mengulangi kata, frase, atau klausa secara paralel.
Misalnya, Anda bisa melihat contoh majas paralelisme sebagai berikut:
Doa adalah tugas
Doa adalah ibadah
Doa adalah kebutuhan

G. Majas Tautologi
Tautologi utaadalah ungkapan yang mengulang beberapa kata dalam sebuah kalimat. Terkadang kata yang sama digunakan.
Contoh contoh tautologis ini:
Tidak-tidak, bukan itu yang saya inginkan sama sekali. Aku di sini untuk tinggal.
Tendangan pemain sepak bola itu begitu hebat, hebat dan luar biasa.

Contoh lain:
Aku tak sabar ingin segera bertemu dan berjumpa denganmu.
 Aku hanya bisa diam dan membisu didepan kelas saat mereka menertawakanku.
 Dengan menggunakan krim ini kulit wajahmu akan terlihat lebih sehat, lebih cerah dan lebih merona.

H. Majas Sigmatisme
Sigmatisme Majas adalah master yang menggunakan bunyi “s” untuk diulang untuk menghasilkan efek tertentu. Hal ini sering ditemukan dalam puisi dan puisi.
Contoh majas Sigmatisme ini adalah
Saya menulis surat ini saat sedang gerimis.

I. Majas Antanaklasis
Majas antanaklasis adalah majas mengulangi kata namun maknanya berbeda. Mari kita lebih jelas, bisa dilihat contoh-contoh dari antanaklasis majas berikut.
Ayah membawa buah tangan berupa buah durian.
Bisa ular itu bisa membunuh manusia.

J. Majas Klimaks
Majas Klimaks adalah majalah yang menjelaskan secara bertahap dari bawah ke atas. Contoh dari majas klimaks ini adalah sebagai berikut
Dari masyarakat kecil, masyarakat menengah, hingga ke puncak masyarakat, semua ramai membeli barang di toko.

K. Majas Antiklimaks
Majas anticlimactic adalah kebalikan dari majas klimaks. Mulai dari yang terpenting hingga yang tak penting. Contoh:
Dari kota-kota, desa-desa ke daerah terpencil sangat bersyukur atas keberhasilan pemilihan yang mulus dan aman.

L. Majas Inversi
Inversi majas adalah master yang strukturnya dibalik dengan menyebutkan predikat dulu, lalu di ikuti oleh subjek.
Contoh majas inversi ini adalah:
Lari dia.

M. Majas Retorika
Majas Retorika adalah pertanyaan di mana jawabannya sebenarnya ada dalam kalimat. Dengan begitu, pertanyaan ini tidak perlu dijawab.
Contoh majas retorika ini:
Apakah ini yang disebut dependent?
Apakah kamu tak mau bahagia?

N. Majas Ellipsis
Majas Elipsis adalah majas dengan menghilangkan elemen kalimat tertentu. Misalnya seperti pada contoh berikut:
Saya ke rumah Naruto.
Dalam contoh majas elipsis di atas ada penghilangan unsur predikat dalam bentuk “pergi”.

O. Majas Koreksio
Majas Koreksi adalah majas yang menyebutkan sesuatu dan kemudian dikoreksi untuk mengungkapkan maksud sebenarnya.
Contoh dari majas koreksi ini adalah:
Silakan jika Anda ingin pulang ke rumah, mohon maaf tolong cepat tinggalkan.

P. Majis Polisindenton
Majis polisindenton adalah seorang master yang menggunakan penggunaan tanda hubung dalam sebuah kalimat atau wacana.
Contoh majas polysindenton ini misalnya:
Setelah terbangun, saya kemudian mandi, lalu membantu ibu saya, lalu pergi ke sekolah.
Dalam contoh majas polisindenton kita melihat penggunaan tanda hubung dalam kalimat tersebut.

Q. Majas Asindeton
Majas asindeton adalah kebalikan dari polysindenton.
Biarkan saya menjadi lebih jelas, mari kita lihat contoh majas asindenton berikut ini.
Dia bangun, berjalan berlari ke luar rumah.
kakek, nenek, ayah, ibu

R. Majas Interruption
Majas Interupsi adalah majas dengan menyediakan penyisipan sisipan tambahan pada elemen kalimat.
Contoh dari majas interruption ini adalah sebagai berikut:
Andi, teman sekolahku, sedang sakit.
Pak Hasan, Ketua RT saya, orang-orangnya ramah dan membantu.

S. Majas Seruan
Majas Eksklamasio adalah majas yang menggunakan kata seru. Contohnya seperti berikut ini:
Super sekali, Pak Mario!
Oh, Tuhan, Kauhebat teman!

T. Majas Pencacahan
Majas Pencacahan adalah master yang menjelaskan secara detail per bagian sehingga keseluruhan kondisi atau keadaan bisa dipahami pendengar atau pembaca. Contoh penggunaan enumerasi majas adalah sebagai berikut:
Banjir adalah sedada, listrik mati, anak menangis, lapar menunggu pertolongan.

U. Majas Preterito
Majas preterito adalah majas yang sepertinya ingin menyembunyikan sesuatu agar tetap dirahasiakan. Contoh dari majas ini adalah:
Saya tidak akan membuka kedoknya jika dia adalah preman Tebu Ireng.

V. Majas Alonim
Majas alonim adalah majikan yang menggunakan variasi nama tertentu. Penggunaan majas ini dengan maksud untuk menegaskan.
Contoh majas alonim tersebut
Dok, dia sudah bangun.
Prof, ada sesuatu yang perlu saya tanyakan.

W. Majas Kolokasi
Majas kolokasi adalah penggunaan asosiasi tetap antara kata-kata dengan kata lain yang berdekatan dalam sebuah kalimat.
Contoh dari majas kolokasi ini adalah:
Nasib saya, untuk berhubungan dengan orang bodoh itu.
.

Demikian banyak yang bisa Anda pelajari dari jenis majas penegasan ini? Semoga bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan Anda tentang majas penegasan dan macam macamnya. Terimakasih dan sampai jumpa lagi diartike-artikel majas lainnya, salam Gigih Prakoso.
Sumber: https://marcellusfacts.com/majas-penegasan/

LATIHAN
Kerjakanlah soal-soal latihan dengan mengeklik gambar di bawah ini!

https://forms.gle/zjx6A9ZM6C5jUVsp6

Tidak ada komentar: