Ketika bertemu dengan syaikh dia berkata,”Wahai syaikh, Alhamdulillah… aku menyesal atas apa yang aku perbuat selama ini dan aku ingin tobat. Tapi ada satu hal yang sulit aku lupakan ya syaikh, aku sulit melupakan kekasihku yang selama ini aku pacari.” lanjutnya.
Syaikh ‘Arifi kemudian menasihatinya agar berdoa dengan kalimat doa yang insya Allah dapat menghapus ingatan tentang kekasihnya tadi.
Maka dikatakanlah kepada pemuda tadi,”Berdoalah dengan doa..!!! Ya Allah penuhilah iman di dalam hatiku, penuhi iman di dalam pendengaranku, penuhi iman di dalam penglihatanku, dan terangilah jalanku dengan iman.”
Gadis itu pun langsung terdiam. Lantas berkata kepada Syaikh,”Ya Syaikh, tahukah engkau, nama kekasihku itu “iman”. Mendengar itu, Syaikh ‘Arifi pun tertawa.
***
LATIHAN MANDIRI
Jawablah soal-soal beradasarkan teks anekdot di atas dengan mengeklik foto syaikh di atas!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar